Oborkaltim.com – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, menyatakan pihaknya tidak menolak inisiatif kerja sama lintas kota. Namun, ia menekankan bahwa distribusi air di dalam kota sendiri masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
“Air memang tersedia, tetapi masih banyak warga yang belum teraliri. Jadi sebelum melangkah ke kerja sama lintas kota, persoalan internal harus diselesaikan dulu,” tegasnya, Senin (29/9/2025).
Anhar mencontohkan sejumlah kawasan seperti Palaran, Samarinda Seberang, dan Loa Janan Ilir yang hingga kini belum mendapatkan akses air bersih secara optimal. Padahal, potensi sumber air di Samarinda dinilai cukup melimpah untuk memenuhi kebutuhan seluruh warga.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tanpa perencanaan dan koordinasi yang solid antara pemerintah kota dan Perumdam, proyek kolaborasi justru bisa mengganggu pasokan lokal.
“Prioritas utama tetap memastikan seluruh warga Samarinda mendapat layanan air bersih. Setelah itu baru kita bisa bicara soal kolaborasi antar kota,” pungkas politisi PDIP tersebut.
















