Oborkaltim.com – Jembatan Kedaton Agung di Kecamatan Tenggarong mulai difungsikan. Untuk mengantisipasi potensi kemacetan dan konflik arus kendaraan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) langsung menerapkan rekayasa lalu lintas di area persimpangan menuju jembatan tersebut.
Langkah ini dilakukan guna memastikan pergerakan kendaraan berjalan tertib dan aman, mengingat pola lalu lintas di kawasan itu masih belum terbentuk secara optimal, khususnya antara kendaraan roda dua dan roda empat.
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Kukar, Irwan Sukarta, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perkembangan arus kendaraan setiap hari.
“Kami memantau dan mengevaluasi pergerakan lalu lintas setelah jembatan dibuka. Rekayasa ini kami terapkan agar arus lebih tertib dan tidak ada lagi kendaraan yang memotong jalur sembarangan,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).
Untuk mengatur arus keluar-masuk jembatan, Dishub memasang water barrier yang difungsikan sebagai pulau jalan atau bundaran buatan. Dengan skema ini, pengendara tidak diperbolehkan memotong jalur secara langsung, melainkan harus memutar mengikuti arah jarum jam.
“Barrier ini kami isi air sebagai pemberat agar tetap stabil. Jika sampai rebah dan tertabrak, itu bisa membahayakan pengguna jalan,” jelas Irwan.
Tak hanya mengandalkan pengawasan darat, Dishub Kukar juga memanfaatkan teknologi drone untuk memantau kondisi lalu lintas dari udara. Pantauan tersebut memberikan gambaran menyeluruh terhadap titik-titik rawan kepadatan yang sulit terdeteksi secara visual dari permukaan jalan.
“Dengan drone, kami bisa melihat pola arus secara utuh. Ini sangat membantu untuk evaluasi, terutama pada hari kerja saat volume kendaraan meningkat,” katanya.
Ke depan, Dishub Kukar juga berencana mengusulkan peningkatan fasilitas lalu lintas di kawasan tersebut, salah satunya dengan pemasangan lampu lalu lintas pintar atau smart traffic light, menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
“Kami berharap nantinya bisa dipasang lampu lalu lintas otomatis yang dapat menyesuaikan durasi dengan tingkat kepadatan kendaraan,” harap Irwan.
Saat ini, petugas gabungan dari Dishub Kukar dan Satlantas Polres Kukar disiagakan di sekitar jembatan mulai pukul 06.30 WITA hingga 19.30 WITA. Pengguna jalan diimbau untuk mematuhi rambu dan arah putaran yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama.
















