Berita  

Libur Panjang di Awal Ramadan, DPRD Samarinda Harap Kegiatan Belajar Tetap Berjalan Meski di Rumah

banner 120x600
banner 468x60

Oborkaltim.com – Belum lama ini Pemerintah Pusat telah mengatur hari libur bagi siswa sekolah pada jelang Ramadan 2025. Melalui urat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.

Di dalamnya tertulis bahwa, seluruh siswa secara nasional, mendapat hari libur selama 7 hari. Yaitu 5 hari libur dan 2 hari akhir pekan. Hal itu dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 2025 yang diperkirakan jatuh pada awal Maret.

banner 325x300

Libur puasa akan dimulai pada 27 Februari 2025 sampai 5 Maret 2025. Kemudian lanjut masuk sekolah pada 6 Maret 2025. Hingga kemudian libur kembali untuk Hari Raya Idulfitri mendatang.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Ismail Latisi menyebut meski libur, bukan berarti siswa tidak melaksanakan kegiatan belajar. Siswa tetap harus belajar di rumah, meskipun dalam suasana libur.

“Kami berharap kebijakan tidak sampai mengganggu pembelajaran siswa. Meski tidak belajar di sekolah, tapi bisa belajar di rumah dengan pembinaan dari orang tua masing-masing,” katanya.

Ismail mendorong, setiap sekolah menyiapkan program pembelajaran khusus. Ketika masuk sekolah, itu akan menjadi bahan evaluasi dan penilaian. Sehingga siswa tetap dalam kondisi belajar.

Ia berharap, orang tua berperan aktif dalam proses pembelajaran. Begitu pula dengan guru, untuk tetap memonitor siswanya. Sinergi antara orang tua dan guru sangat diperlukan.

“Sekolah libur bukan berate belajar juga libur kan. Masih bisa diisi dengan kegiatan yang produktif, edukatif atau kegiatan keagamaan sambut Ramadan,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *