Oborkaltim.com – Menyikapi rentetan kejadian kebakaran yang terjadi di Big Mall Samarinda, DPRD Kota Samarinda meminta pengelola mall untuk memperkuat sistem penanganan darurat.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Arif Kurniawan, menyarankan agar manajemen menambah tenaga khusus untuk penanganan situasi darurat.
“Perlu adanya pelatihan antisipasi potensi kebakaran baik dalam keadaan kosong maupun tengah beroperasi nya mall,” paparnya.
Menurutnya, kolaborasi dengan Disdamkar menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas internal dalam menghadapi potensi kebakaran.
“Perlu ada simulasi, mari kita buktikan jalan tidak sistem keamanan, sprinkler, maupun hydrantnya. Ini perlu kita koreksi,” pungkasnya.
Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan bahwa sistem keamanan dan perlindungan kebakaran di gedung benar-benar dapat berfungsi optimal saat dibutuhkan.
















