Oborkaltim.com – Sejak tahun 2024 lalu, Pemkot Samarinda tengah melakukan pembongkaran jalan di sejumlah ruas. Baik itu karena dampak perbaikan drainase, maupun pemasangan dan perbaikan pipa air PDAM.
Misalnya saja di Jalan Abul Hasan, Jalan Bayangkara, Pahlawan, dan sejumlah ruas jalan lainnya. Beberapa proyek tersebut terpantau sudah rampung. Namun, setelah proyek selesai, kondisi jalannya masih belum kembali seperti semula.
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Deni Hakim Anwar meminta agar jalan yang sudah dibongkar, tidak menjadi tambal sulam. Pelaksana proyek dan PUPR harus mengembalikan kondisi jalan seperti semula.
“Kondisi jalannya jadi tidak mulus. Jadi kami sudah berkoordinasi dengan pelaksanaan, dan dinas PUPR. Untuk memuluskan kembali jalan,” kata Deni Minggu (26/01/2025).
“Yang lama sama yang baru jangan sampai timpal atau nggak rata,” tambahnya.
Kata Deni, pengaspalan ulang itu telah disepakati dan disanggupi oleh pelaksana dan Dinas PUPR. Rencananya tahun ini akan dilakukan perbaikan jalan akibat proyek bongkar jalan itu.
Pihaknya sebagai lembaga legislatif juga akan terus mengawasi proyek agar jalan yang bagus dapat dinikmati kembali oleh masyarakat Samarinda. Juga termasuk meminimalisir kecelakaan.
“Kami akan terus berkoordinasi dan mengawal,” pungkasnya.
















