Oborkaltim.com – Seiring dengan berkembangnya Ibu Kota Nusantara (IKN), daerah sekitarnya pun turut merasakan dampak yang signifikan.
Pembangunan yang terjadi bukan hanya menjadi simbol kemajuan nasional, tetapi juga membuka peluang besar bagi wilayah-wilayah yang berbatasan langsung dengan ibu kota baru tersebut.
Salah satu daerah yang ikut terdampak adalah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yang kini menghadapi tantangan sekaligus peluang dalam menyelaraskan perkembangannya dengan IKN.
Menurutnya, sebagai daerah yang telah memasuki usia matang, PPU perlu bergerak lebih cepat dalam menyikapi perubahan yang terjadi.
“Sesuai dengan kemajuan di IKN, Benuo Taka juga harus dipastikan tak kalah jauh jika ingin terus berkembang maju,” ujarnya, Kamis (13/3/2025).
Bijak menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap optimal dan bahkan ditingkatkan agar sejalan dengan perkembangan infrastruktur di sekitarnya.
“Penting bagi daerah untuk menjaga hubungan yang kuat dengan pemerintah IKN dan pemangku kepentingan lainnya,” tambahnya.
Ia menilai, kolaborasi yang erat menjadi kunci utama agar pembangunan PPU bisa berjalan seiring dengan perkembangan IKN. Hal ini mencakup percepatan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kita harus terus injak gas, mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan pelayanan publik. Kualitas daerah kita harus ditingkatkan,” tegasnya.
Selain itu, Bijak juga mengingatkan bahwa posisi strategis PPU sebagai gerbang IKN harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Peluang ini, menurutnya, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah jika dikelola dengan baik.
“Agar keselarasan ini terus terjaga, mengingat cita-cita kita yang ingin mekar, tentu harus diupayakan agar tak tertinggal jauh di belakang,” pungkasnya.
















