Oborkaltim.com – Peningkatan keterampilan menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong pertumbuhan sektor perikanan dan tambak.
Tanpa adanya pelatihan yang memadai, para petambak kerap mengalami kendala dalam mengoptimalkan hasil panennya.
Menyadari hal ini, Anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Dapil Babulu-Waru, Ishak Rahman, berencana mengajak para petambak untuk belajar cara pengelolaan tambak di Gresik, Jawa Timur, tahun ini.
Pasalnya, selama ini mereka kurang mendapatkan perhatian dalam bentuk pelatihan dari pemerintah.
Ishak juga mengusulkan agar para petambak di Babulu Laut diberikan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan mereka.
Dengan begitu, diharapkan mereka bisa lebih memahami cara meningkatkan produksi tambaknya secara optimal.
“Selama ini para petani tambak tidak pernah mendapatkan pelatihan mengenai pengelolaan tambak guna meningkatkan produksi. Makanya hasil tambak mereka hanya 2 ton dalam 1 hektar sekali panen. Padahal bisa lebih dari itu kalau mereka memiliki pengetahuan yang cukup,” ujar Ishak.
Ia menekankan bahwa dinas terkait seharusnya memberikan perhatian khusus terhadap hal ini agar produksi tambak meningkat setiap musim panen.
“Kata petani tambak, mereka tidak pernah mendapatkan pendampingan dari instansi terkait mengenai pengelolaan tambak,” tambahnya.
Politisi PDIP ini juga menyoroti potensi besar tambak di Babulu Laut. Menurutnya, jika produksi bisa ditingkatkan, maka hasil tambak tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan di PPU, tetapi juga bisa menjadi pemasok bagi daerah lain.
Karena itu, Ishak berkomitmen untuk terus memperjuangkan peningkatan sumber daya manusia (SDM) petambak.
Bahkan, ia menegaskan bahwa tahun ini dirinya berencana memperjuangkan anggaran dalam APBD Perubahan agar para petambak bisa diberangkatkan ke Gresik untuk belajar pengelolaan tambak ikan bandeng dan udang.
“Insya Allah tahun ini saya akan perjuangkan agar mereka bisa berangkat untuk belajar mengelola tambak,” tutupnya.
















